POLMAN– Perkelahian dua warga menggunakan senjata tajam jenis parang, kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Peristiwa mengakibatkan kedua warga yang bertikai menderita luka serius, dan harus jalani perawatan intensif.
Peristiwa yang gegerkan warga ini terjadi di Dusun Banato, Desa Benato Rejo, Kecamatan Tapango, Senin siang, sekira pukul 10.30 wita.
Insiden bermula ketika pria bernama Suwito (49) mendatangi rumah pria bernama Sarino (50), dengan maksud menantang anaknya bernama Jaya Saputra (18) untuk berkelahi menggunakan parang.
Tantangan tersebut terdengar oleh Sarino, yang langsung keluar dari rumah sambil membawa parang terhunus. Sarino kemudian memarangi Suwito hingga terluka. Jaya Saputra juga diketahui sempat mencoba melakukan pemarangan, namun tidak mengenai tubuh Suwito.
“Sesudah diparangi, Suwito yang terdesak langsung meninggalkan rumah Sarino dengan kondisi terluka,“ kata Kapolsek Tapango, Ipda Taufiq Murawanto, kepada wartawan, Senin (12/04/2021).
Lanjut kata Taufiq, lantaran terus dikejar, Suwito yang merasa terdesak akhirnya memberikan perlawanan, dengan mengayungkan parang ke arah Sarino dan ditangkis menggunakan tangan.
“Setelah Sarino kembali ingin memarangi Suwito, masyarakat setempat langsung memisahkan keduanya dan dibawa ke Puskesmas untuk jalani perawatan karena menderita luka,“ ujarnya.
Taufiq menduga, perkelahian melibatkan dua warga ini dipicu dendam lama.
“Motif terjadinya penganiayaan tersebut diduga dendam lama. Berawal dari aksi pemukulan terhadap anak Sarino dilakukan anak Suwito, yang terjadi beberapa bulan yang lalu,“ ungkapnya.
Lantaran menderita luka serius, baik Suwito maupun Sarino dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar, untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, barang bukti parang yang digunakan saat bertikai, diamankan polisi sebagai barang bukti.
“Kasus telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Polman,“ pungkas Taufiq. (thaya/sur)











Komentar