POLMAN- Kisah hidup Hapisa (92), warga Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang hidup memperihatinkan akibat sakit mendapat perhatian dari sejumlah pihak.
Salah satunya dari Dandim 1402/Polmas, Letkol Arh Hari Purnomo, S.Hub.Int.M.Han, yang bergerak cepat mengirimkan sejumlah bantuan sosial, untuk meringankan beban ekonomi yang dialami Hapisa dan keluarganya.
Penyerahan paket bantuan dari Dandim 1402/Polmas diwakili Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Syarifuddin, Senin (11/01/2021.
Melalui Danramil, Letkol Arh Hari Purnomo, menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami Hapisa.
“Bantuan yang kami berikan, merupakan wujud kepedulian, serta empati TNI kepada warga, khususnya mereka yang hidup dalam kesulitan,” ucap Syarifuddin mewakili Dandim 1402/Polmas.
Lanjut kata Dandim, sudah menjadi kewajiban bagi semua orang untuk saling membantu, khususnya mereka yang membutuhkan.
“Apalagi TNI sebagai aparat teritorial, wajib bagi kami semua untuk membantu sesama, sebagai bukti kepedulian kami kepada warga,“ tiru Syarifuddin.
Dandim berharap, Hapisa segera sembuh dari sakitnya agar kelak dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala.
Sebelumnya, diberitakan sudah sepekan Hapisa yang berusia hampir seabad, hanya dapat terbaring lemah di rumah salah satu anaknya lantaran sakit. Bahkan beberapa hari ini, kondisi Hapisa semakin melemah, karena sulit mengonsumsi makanan ataupun minuman.
Ironis, selain karena keterbatasan biaya, kondisi yang dialami Hapisa urung diperiksakan ke rumah sakit, karena takut divonis corona.
Kepala UPTD Puskesmas Mapilli, H Saldy Kursani, dalam kunjungannya berharap pihak keluarga segera membawa Hapisa ke rumah sakit agar mendapat penanganan lebih lanjut. (thaya/sur/red)











Komentar