oleh

Curah Hujan Tinggi, Jalan Poros Mamasa-Polman Tertimbun Longsor

POLMAN- Akses jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Kabupaten Mamasa terputus karena longsor. Material longsor yang tertimbun di badan jalan, mengakibatkan ratusan kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas.

Peristiwa longsor dipicu tingginya curah hujan yang melanda daerah ini, terjadi di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa sore (12/01/2021), sekira pukul 16:00 wita.

Material longsor berupa tanah liat bercampur bantu dan pasir, hingga pohon tumbang menutup ruas jalan, hingga menimbulkan kemacetan panjang.

Salah satu warga Bonda mengatakan, kondisi diperparah lantaran ada sedikitnya lima titik longsor yang menimbun jalan.

“Ada sekitar lima titik longsoran, semua kondisinya parah, becek dan berlumpur. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sementara sepeda motor harus diangkat baru bisa melintas,” kata Bonda saat dikonfirmasi Paceko.com grup Siberindo.co.

Para pengendara berharap, pemerintah segera mengirim alat berat agar material longsor yang menutup badan jalan dapat disingkirkan.

Baca Juga  Kajati DKI: Mari Kita Perangi Narkoba

“Kita berharap segera ada alat berat, karena jalan ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan Kabupaten Polman dan Mamasa,” kata Bonda.

Babinsa Koramil 1401-01/Polewali, Sertu Basri, mengungkapkan untuk menyingkirkan material longsor, pemerintah setempat telah menerjunkan alat berat.

”Pemerintah sudah menurunkan alat berat jenis loader satu unit untuk mengatasi jalan tersebut,“ ungkapnya melalui pesan singkat.

Baca Juga  Indonesia Darurat Perdagangan Orang : JarNas Anti-TPPO Desak Reformasi Sistemik

Basri menyebut, kemacetan kendaraan sempat terurai, namun kembali terputus lantaran keberadaan truk yang terperosok di sisi jalan.

“Kendaraan sudah bisa melintas, namun sekarang ini terhalang lagi, karena ada mobil truk yang terperosok masuk saluran air yang ada di pinggir jalan,” tutupnya. (thaya/sur/red)

Komentar

News Feed