oleh

Operasi Penyakit Masyarakat, Sejumlah Warga Diamankan Petugas

POLMAN- Operasi penyakit masyarakat (pekat) dilakukan petugas gabungan terdiri dari TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kerjasama dengan pemerintah di Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Terutama di masa pandemi covid-19, Minggu (11/10).

Sejumlah warga terjaring membawa minuman keras (miras). Bahkan, seorang pemuda terlihat menangis lantaran sepeda motornya digembosi akibat balapan liar.

Menurut petugas, sasaran razia dilakukan di beberapa tempat, seperti kos-kosan yang kerap menjadi tempat prostitusi, para penjual miras, hingga tempat mangkal para remaja yang seringakali membuat keonaran.

“Sasaran kita adalah tempat maksiat, prostitusi dan penjual minuman keras. Target kita bagaimana wilayah ini tidak ada lagi tempat maksiat,” kata Lurah Sidodadi, Abd Azis Bande.

Baca Juga  Jasa Raharja Komitmen Berikan Layanan Terbaik

Berawal di alun-alun kota Wonomulyo, petugas melakukan razia tersebut. Terlihat, puluhan pemuda langsung berhamburan mengetahui tim gabungan menyambangi tempat yang selalu dimanfaatkan melakukan balapan liar.

Sejumlah pemuda terjaring, setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh. Mereka pasrah ketika diberi sanksi push-up, usai mendapat peringatan untuk tidak ugal-ugalan lagi.

Seorang di antara remaja tanggung inimenangis, lantaran tak terima ban sepeda motornya digembosi petugas.

Baca Juga  Destinasi Super Prioritas, Abipraya Percantik Labuan Bajo

Tidak jauh dari alun-alun Kecamatan Wonomulyo, petugas juga membubarkan kerumunan sekelompok pemuda, yang diduga kerap berbuat onar. Mereka diduga akan melakukan pesta miras. Apalagi di lokasi, petugas menyita beberapa botol miras . (sur/fakta79.net)

Komentar

News Feed