MAJENE – Penyuntikan vaksinasi Sinovac di Majene kini telah memasuki tahap kedua setelah dilakukan secara menyeluruh kepada para tenaga medis pada tahap pertama.
Vaksinasi tahap kedua ini, difokuskan pada TNI dan Polri untuk membuktikan dan menyakinkan kepada seluruh masyarakat bahwa vaksinasi Sinovac aman dan halal sebagai upaya maksimal untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Kita berharap lewat vaksin ini, semua bisa terjaga dari serangan virus dan masyarakat tidak lagi berpikiran negatif ataupun menolak upaya ini. Jangan Takut, saat tiba giliran harus mengikuti vaksin untuk mencegah penyebaran Covid-19, kesehatan pulih ekonomipun bangkit,” tutur Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji saat mengontrol kegiatan vaksinasi Sinovac di Puskesmas Banggae I, Selasa (09/03/21).
Dijelaskan, dalam proses penyuntikan vaksin, seluruh pasien harus melewati beberapa tahap, seperti pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan suhu tubuh karena bagi para menerima vaksin yang memiliki riwayat penyakit tidak disarankan untuk melanjutkan proses suntik vaksinasi.
“Selain para personel, Kapolres, Wakapolres dan para pejabat utama Polres Majene juga mengikuti pemeriksaan awal untuk menyakinkan vaksin ini aman dan halal. Dan hari ini seluruh personel bergiliran divaksin, karena tugas Polisi bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan memang vaksin sebagai anti bodi yang kuat demi menjaga pelayanan terbaik ditengah masyarakat,” terang Kapolres, dilansir SBChannel.id.
Pantauan, Wakapolres Kompol Jupri dan Kabag Ren Kompol Ahmad Mahdan serta seluruh personel Polres Majene lebih dahulu disuntik vaksin. “Personel baik-baik saja. Ini membuktikan vaksin aman untuk kita semua. Kegiatan vaksin dilakukan ditiga tempat, yaitu Puskesmas Banggae I, Banggae II dan Puskesma Totoli Kecamatan Banggae,” jelasnya. (abd. hafid)











Komentar