oleh

Rahmatia Lukman Pimpin TP-PKK Majene

MAJENE – Hj Rahmatia Lukman kini dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Majene untuk sisa masa jabatan 2016-2021.

Pelantikan Ketua TP-PKK Majene ini dilaksanakan Ketua TP-PKK Provinsi Sulbar Andi Ruskati Ali Baal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di ruang Pola Kantor Bupati Majene, Senin (08/03/21).

Pelantikan Ketua TP-PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan ini dihadiri Bupati Majene Lukman beserta sejumlah Pimpinan OPD jajarannya dan para Ketua TP-PKK Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

Ketua TP-PKK Provinsi Sulbar
Andi Ruskiati Ali Baal mengatakan, sebelumnya telah berkonsultasi dengan PKK Pusat terkait pelantikan Ketua TP-PKK Majene sehingga harus dilaksanakan karena jabatan Bupati Majene tidak lagi sebagai pelaksana tugas (Plt) tapi sudah defenitif.

Baca Juga  MPR-RI Diharap Perhatikan Perekrutan CPNS Tenaga Pendidik

“Kita berharap, kepada pejabat yang baru dapat melanjutkan program kerja yang di rintis sebelumnya dan kepada jajaran PKK tetap semangat, proaktif dan bekerja keras dalam mendukung pembangunan Pemerintah Kabupaten Majene sebagai mitra,” harapnya, dilansir SBChannel.id.

Ia juga meminta kepada Bupati Majene sebagai pembina TP-PKK Majene berkenan membuka pintu hati untuk bekerjasama. “Jika pintunya tidak terbuka bisa jadi PKK hatinya terluka, kalau kami kecewa tidak bisa berinovasi, jadi jangan coba-coba dengan PKK hebat,” candanya.

Baca Juga  Ditabrak Mobil Ketika Hendak ke Pasar, Kakak Beradik di Polman Tewas

Selain itu, Anggota DPR-RI ini juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Ketua TP-PKK Majene periode lalu, yaitu Ibu Hj Patmawati Fahmi yang telah banyak berjasa dan menorehkan prestasi bagi PKK Majene. “Semoga apa yang telah dipersembahkan selama ini, akan menjadi amal pahala dikemudian hari,” ucapnya.

Kesempatan sama, Bupati Majene Lukman mengatakan, PKK suatu lembaga yang tidak dapat dibiarkan waktu kosong meski masih tersisa jabatan 3 bulan. “PKK tetap menjalankan organisasi dengan profesional. Kalau organisasi lain mungkin bisa dibiarkan kosong tapi berbeda dengan PKK,” ujanya.

Mantan Wakil DPRD Majene ini berharap, disisa masa jabatan selama 3 bulan agar dapat dimanafaatkan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin dengan tetap mendapat dukungan dari setiap pihak termasuk dari Provinsi Sulbar. “Sisa 3 bulan memang waktu yang singkat, tapi semoga waktu yang siangkat itu dapat berbekas di hati masyarakat Majene,” harapnya.

Baca Juga  Mattunu Sulong, Tradisi Unik Sambut Ramadan

Ia menilai, bahwa selama ini PKK Majene telah bekerja dan bergerak sesuai tupoksi serta konsisten dan memiliki loyalitas yang tinggi. “Sebanyak 10 program kerja yang digaungkan PKK selama ini jika dilaksanakan dengan akan berdampak postif bagi masyarakat dan marwah PKK tetap terjaga,” pungkasnya. (***)

Komentar

News Feed