oleh

Terekam Kamera Pengawas, Seorang Pemuda di Polman Menipu Kios Agen Bank

POLMAN– Seorang pemuda di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terekam kamera pengawas melakukan aksi penipuan pada salah satu kios agen transfer antar Bank. Modusnya sederhana, pelaku meminta pemilik kios transfer sejumlah uang ke rekening tujuan. Setelah uang ditransfer, pelaku langsung pergi tanpa meninggalkan uang pengganti.

Peristiwa terjadi di Jalan Kapten Jumhana, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Minggu kemarin(08/08), sekira pukul 13.00 siang.

Dalam rekaman video pendek yang telah diunggah di media sosial, pelaku terlihat mendatangi lokasi kejadian seorang diri. Ciri-ciri pelaku, memakai celana pendek, jacket dan topi berwarna hitam. Agar tidak menarik perhatian, pelaku menutupi wajahnya menggunakan masker.

Baca Juga  Warga Tutar Polman Dilaporkan Hilang Terseret Arus

Penjaga kios Zakia menuturkan, sebelum kejadian pelaku sudah sempat datang, namun urung melakukan aksinya, lantaran pemilik kios tidak berada di tempat.

“Pertama datang, dia (pelaku) bilang mau transfer, tapi saya sampaikan tidak tau caranya. Saya minta menunggu, karena orangnya (pemilik kios) sebentar lagi akan datang. Dia sempat menunggu, tapi tidak lama, terus pulang,” ujar Zakia, saat dikonfirmasi wartawan, Senin siang (09/08/2021).

Baca Juga  Kanwil Kemenag Sulbar Pastikan Sekolah Negeri Terdampak Gempa akan Dibenahi Kementerian PUPR

Tidak berselang lama pelaku kembali datang, dan langsung meminta untuk melakukan transfer setelah pemilik kios berada di tempat untuk melayaninya.

“Tidak lama kemudian, dia kembali lagi. Dia langsung transfer, setelah transfer dia keluar, alasannya sempat bertanya biaya admin, dia seperti menelpon, tapi langsung perg,” ungkap Zakia.

Akibat aksi penipuan ini, pemilik kios mengalami kerugian sebesar 800 ribu rupiah. Diketahui, dana yang ditransfer pada nomor rekening sesuai permintaan pelaku, berada di daerah kendari.

Baca Juga  Bagai Gayung Bersambut, Curhat Bupati Mendapat Respon Kepala Balai

“Nilai transfer dan kerugian 800 ribu. Setelah dicek, itu ditransfer di bank cabang Kendari,“ pungkas Zakia.

Sayang, kendati nilai kerugian yang ditimbulkan tidak sedikit, pemilik kios mengaku belum melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib. (thaya/red)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed