oleh

Andi Ruskati: Mari Kita Sukseskan Pendataan Keluarga dengan Memberi Informasi yang Benar

POLMAN– BKKBN Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Sosialisasi Pendataan Keluarga dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Tahun 2021. Kegiatan ini berlangsung di kantor desa Papandangan kabupaten Polewali Mandar Kamis (8/04/2021).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Andi Ruskati Ali Baal selaku anggota komisi IX DPR RI yang merupakan mitra BKKBN. Dalam arahannya Andi Ruskati menyorot tentang fakta Stunting di Sulawesi Barat.

“Fakta saat ini adalah jumlah stunting di provinsi kita masih berada pada posisi kedua tertinggi se Indonesia. Untuk mencegah stunting dibutuhkan kerjasama kita semua, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat itu sendiri,” urai Andi Ruskati.

Dirinya menambahkan Presiden RI telah menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai ketua pelaksana percepatan penurunan stunting nasional pada tanggal 28 Januari 2021, disertai dengan mandat untuk menurunkan angka stunting dari 27,9% tahun 2019 menjadi 14% pada tahun 2024 (penurunan 2,5 persen per tahun).

“Bapak presiden telah menunjuk BKKBN sebagai ketua pelaksana percepatan penurunan stunting nasional. Kita berharap semoga target menurunkan angka stunting dari 27,9% tahun 2019 menjadi 14% pada tahun 2024 dapat terealisasi,” tambah Andi Ruskati.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 di Kodim 1402 Polman Tembus 1000 Dosis, Warga Rela Bawa Bekal

Andi Ruskati juga menghimbau agar masyarakat memberikan data yang benar kepada petugas pendata. Pendataan adalah salah satu dasar dan acuan pemerintah untuk membuat kebijakan.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memberikan data yang benar saat pendataan. Karena dengan memberikan data yang benar tentunya akan membantu pemerintah dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan masyarakat sejahtera,” himbau Andi Ruskati.

Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Barat Muh. Nuryamin dalam sambutannya mengatakan bahwa pendataan ini berlangsung sejak tanggal 1 April dan akan berakhir pada tanggal 31 Mei 2021.

Baca Juga  Polisi Tindak Plat Gantung dan Knalpot Racing di Mamuju

“Pendataan yang berlangsung sejak 1 April hingga 31 Mei 2021 penting dilakukan untuk memotret dan mengenali keluarga Indonesia tentang potensi dan kendala keluarga Indonesia dalam fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi,” urai Nuryamin.

Sosialisasi ini juga diikuti oleh kader dan petugas pendata dengan ketat pada protokol kesehatan covid-19.

Sosialisasi Pendataan Keluarga dan kelompok sasaran bangga kencana bersama mitra kerja 2021 pada hari Kamis 8 April 2021 berlangsung di 2 titik yaitu desa Papandangan dan Kelurahan Sulewatang, Polewali Mandar. (fa/red)

Komentar

News Feed