oleh

Vaksinasi Covid-19 untuk Pelayan Publik di Polman Abaikan Prokes

POLMAN– Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap II bagi pelayan publik di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Ratusan sasaran penerima vaksin tampak berkerumun saat menunggu giliran untuk divaksin.

Kendati panitia penyelenggara kegiatan yang berlangsung di Gedung Gabungan Dinas, Kecamatan Polewali, telah berulang kali mengumumkan agar sasaran penerima vaksin tertib menunggu giliran, namun hal tersebut diabaikan.

Juru Bicara Satgas Covod-19 Polewali Mandar, H Haedar menyayangkan sikap para penerima vaksin yang mengabaikan aturan. Dia berharap, sasaran penerima vaksin, untuk tertib sesuai urutan yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Sandiaga Uno Dijadwalkan Berkunjung ke Mamasa

“Inilah, maunya masing-masing individu mematuhi protokol kesehatan, ini kan ada urutan pelayanan. Jadi kami meminta semua sasaran untuk melalui urutan itu dengan tertib,“ kata Haedar kepada wartawan, Senin (08/03/2021).

Dia mengaku, pihaknya akan melakukan evaluasi, agar pelaksanaan vaksinasi yang mengabaikan prokes ini, tidak terulang lagi.

“Insya Allah akan kami evaluasi, mungkin ada kita besok lanjutan, kita pakai pembatas, sehingga sasaran itu tidak seperti sekarang,“ ujar Haedar.

Baca Juga  Harganas 2022, Andi Ruskati Dapat Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Menurut Haedar, vaksinasi Covid-19 tahap II ini, menyasar semua pelayan publik.

“Tentu kaitannya dengan ketersediaan vaksin, semua instansi vertikal, semua OPD kami undang. Tetapi Insya Allah apabila vaksin datang, maka semua pelayanan vaksinasi diberikan pada pelayanan publik, sampai pada pedagang pasar, pers, pendidik, atlet, dan lain-lain yang semua kategori pelayan publik,“ pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Diharap Lebih Banyak Action

Rencananya, vaksinasi tahap II ini digelar selama tiga hari, menyasar sedikitnya 3000 pelayan publik, yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer dan anggota TNI-Polri.

Terpantau, selama kegiatan berlangsung, masih banyak sasaran penerima vaksin yang tampak ketakutan ketika akan disuntik vaksin. Beberapa di antaranya terlihat pucat, sementara lainnya memilih menutup mata dan memeluk rekannya, untuk mengurangi rasa takut, ketika akan disuntik vaksin. (thaya/sur)

Komentar

News Feed