Siberindo.co, Pasangkayu – Dua kapal pencari ikan dilaporkan hilang kontak di perairan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu. Sebanyak tiga orang nelayan belum diketahui nasibnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Saidar Rahmanjaya mengatakan, saat ini Tim SAR dan nelayan masih berusaha mencari keberadaan para korban. Menurutnya, kapal nelayan itu hilang kontak sejak Kamis, (6/8/2020).
“Kami berangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Mamuju menuju lokasi kejadian pada pukul 01.15 WITA, dengan menggunakan Truck Personil,” kata Saidar, Jumat (7/8/2020).
Saidar mengatakan, kapal tersebut berangkat melaut pada Kamis (6/8/2020), dan diperkirakan kembali ke daratan pukul 23.00 WITA. Namun, hingga Jumat (7/8/2020) tak ada tanda-tanda para korban kembali. Keluarga mereka pun melaporkan hal ini ke aparat setempat.
“Namun hingga Jumat, ketiga korban tak kunjung pulang, keluarga korban kemudian melaporkan ke aparat setempat,” ujarnya.
“Tim rescue Pos SAR Mamuju tiba di lokasi, selanjutnya tim berkordinasi dengan unsur aparat setempat dan keluarga korban,” tambahnya.
Adapun ketiga nelayan yang hilang tersebut, yakni, Tindarus (70), Fadila (21), dan Herman (36). (Us/Fakta79.Net)











Komentar