oleh

Nurnazila: Petani Kita Masih Jauh dari Sejahtera

POLMAN– Kendati potensi sektor pertanian di Kabupaten Polewali Mandar cukup menjanjikan, namun nyatanya, masih banyak warga yang kurang sejahtera dari hasil bertani.

Sulitnya mendapatkan bibit berkualitas atau pupuk dengan harga terjangkau, hingga harga jual hasil pertanian yang dianggap tidak memihak kepada petani, menjadi sejumlah alasan lambannya peningkatan kesejahteraan para petani.

Hal tersebut disampaikan, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Barat, Hj Nurnazila H Kalammor.

“Petani kita saat ini masih jauh dari kata sejahtera, mereka masih sangat membutuhkan perhatian besar dari pemerintah Kabupaten dan Provinsi,“ kata Nurnazila kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (06/04/2021).

Baca Juga  Berbagi di Pedalaman, Nurnazila Ajak Warga Perbanyak Ibadah Ramadan

Selain melihat langsung kondisi di lapangan, wanita yang aktif berbagai kegiatan ini sosial ini, mengaku kerap mendengar curhat petani yang mengeluhkan kian beratnya bertahan hidup dari hasil bertani.

“Sesuai dengan kondisi yang kami lihat di lapangan dan mendengar curhat para petani,“ ungkap Nurnazila.

Untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, Nurnazila mengaku telah berupaya memberikan bibit berkualitas, kendati dengan jumlah terbatas. Di berbagai tempat, Ia juga memberikan pelatikan keterampilan, bagi sejumlah warga, khususnya para istri petani.

Baca Juga  Akibat Angin Kencang, Sebuah Rumah Rusak Parah Tertimpa Pohon Kelapa

“Selama ini, secara pribadi kami telah berupaya berbuat, tentunya dengan segala keterbatasan. Kami membantu semampunya, dengan harapan dapat meringankan beban petani, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,“ beber salah satu tokoh wanita di Sulawesi Barat ini.

Nurnazila berharap, kelak para petani di daerah ini, bisa lebih maju dan hidup sejahtera.

“Tentu itu tidak terlepas dari niat dan keseriusan kita semua untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap petani di daerah kita ini, “ pungkasnya.

Baca Juga  Kebakaran di Pemukiman Matraman dan Merenggut Nyawa 10 Orang

Sebelumnya Nurnazila juga menggelar pertemuan dengan sejumlah perwakilan petani, membahas sejumlah persoalan yang dihadapi petani di daerah ini.

Pertemuan berlangsung di Cafe Castello, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Minggu (04/04) lalu.

Pada kesempatan tersebut, Nurnazila menyatakan komitmen untuk terus berbuat, demi meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah ini. Ia juga menyerahkan sejumlah bantuan Al Quran untuk anak-anak melalui guru ngaji. (thaya/sur)

Komentar

News Feed