oleh

Tiga Pekan Pascagempa, Alumni Smanca 91 Aksi Solidaritas ke Mamuju

MAMUJU- Tiga pekan pascagempa magnitudo 6,2 di Majene dan Mamuju, aksi kemanusiaan dan solidaritas masih terus berlangsung. Tak terkecuali, alumni SMA Negeri 1 Campalagian angkatan 1991 (Smanca 91).

Bersama alumni tahun 1988 SMP Negeri 1 Campalagian, mereka menyambangi teman sesama angkatan di Mamuju sebagai aksi solidaritas pada Minggu (7/1/2021).

“Sebenarnya rencana ini tertunda beberapa pekan karena kesibukan masing-masing,” ujar Andi Aliawanti Patajangi kepada Fakta79-net grup Siberindo.co. Dia memimpin teman-teman sealumninya di Smanca 91 Kabupaten Polewali Mandar.

Baca Juga  Minibus Masuk Jurang dan Terseret Arus Sungai di Mamasa, Tiga Penumpang Hilang

Menurut Aliawanti, sedianya mereka ke Mamuju tiga hari setelah gempa yang terjadi Jumat (15/1/2021) silam. Namun, akses jalan ke Mamuju ketika itu sempat terputus akibat longsor beberapa ruas jalan poros Majene-Mamuju.

“Kami ikut prihatin dan sangat peduli, terutama teman-teman alumni yang berdomisili di Mamuju. Komunikasi kami juga tidak pernah terputus, baik sebelum dan sesudah bencana gempa bumi,” tutur Aliawanti, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sudah dua periode jadi wakil rakyat di DPRD Polewali Mandar ini.

Baca Juga  Transmigrasi di Sulbar Terdampak Covid-19 Terima Bantuan Beras

Dia menuturkan, bantuan solidaritas yang mereka serahkan adalah donasi yang dikumpulkan melalui teman-teman alumni, baik yang ada di Sulawesi Barat maupun dari daerah seperti Sulteng, Makassar, dan lainnya.

“Secara materi bantuan itu tidak seberapa, tapi sesungguhnya kami lebih mementingkan solidaritas dan kesetiakawanan. Kami prihatinlah,” imbuhnya.

Donasi Alumni Smanca 91 diterima Marsid Rajab, didampingi Sholihin Abdurrahman dan Jumrah Azis. (sur/red).

Komentar

News Feed