Siberindo.co, Majene — Operasi terpusat kepolisian dengan sandi Operasi Patuh 2020 yang berlangsung selama 14 hari terhitung daru 23 Juli sampai 5 Agustus 2020 di wilayah hukum Polres Majene berakhir sudah.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan aman dan Iancar,” sebut Kabag Ops Polres Majene AKP Ujang didampingi Kasat Lantas Polres Majene, Iptu Muslim Aslim saat press release di Ruang Data Polres Majene, Kamis (6/7/2020).
Dikatakan, berdasarkan data hasil operasi patuh 2020 oleh Polres Majene, tercatat hanya 2 Tilang dan 128 Teguran jika dibandingkan tahun sebelumnya, data Tilang sebanyak 630.
Selain itu kata AKP Ujang, penurunan kasus kecelakaan juga ada selama pelaksanaan operasi patuh 2020 dari 2 kasus menjadi 1 kasus.
“Hal ini tentu menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berkendara dengan mengutamakan keselamatan saat dijalan raya,” ungkap Ujang.
Lebih jauh kata dia, operasi Patuh yang digelar di tengah pandemi Covid-19 kali ini juga menjadi alasan utama teguran dan himbauan mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan jaga jarak lebih diprioritaskan daripada penindakan sebagai upaya edukasi kepada masyarakat.
“Salah satu problem lalu lintas sampai saat ini adalah adanya peningkatan volume kendaraan yang tidak jarang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan, sehingga Polri di bidang lalu Iintas terus melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat agar lebih tertib dalam berkendara,” sebut Ujang.
“Intinya kecelakaan itu pasti terjadi karena selalu diawali dengan pelanggaran, apakah karena melewati batas maksimal Iaju kendaraan, ugal-ugalan maupun pelanggaran lainnya yang beresiko bahaya bagi dirinya maupun orang lain, mari stop pelanggaran dan kecelakaan demi keselamatan bersama dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” pungkasnya.
(fajar)
Hasil Operasi Patuh 2020, Jumlah Laka di Majene Manurun











Komentar