MAMUJU- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana provinsi Sulawesi Barat (DP3AP2KB) melaksanakan rapat Koordinasi Stunting dan Pernikahan Anak yang berlangsung di salah satu spot taman di kompleks kantor Gubernur, Marasa Corner pada Senin (03/05/2021).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat Andi Ruskati Ali Baal, kepala menghadiri rapat Koordinasi Stunting dan Pernikahan Anak yang berlangsung di salah satu spot taman di kompleks kantor Gubernur Marasa Corner pada Senin (03/05/2021).
Rapat Koordinasi Stunting dan Pernikahan Anak ini dihadiri oleh kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat serta pengurus TP PKK Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya Andi Ruskati Ali Baal mengatakan kader PKK hingga ke pelosok telah menjalankan tugasnya mendukung terwujudnya program pemerintah.
“Kader PKK yang merupakan ujung tombak corong dan pelaksana program pemerintah telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Namun, kita akui masih banyak hal yang mesti kita perbaiki bersama. Karena itu saya berharap pada rapat koordinasi ini kita dapat melahirkan ide-ide cemerlang yang dapat kita terapkan dalam rangka mewujudkan Sulawesi Barat bebas Stunting dan angka pernikahan anak pun bisa kita tekan,” urai ketua DPD Gerindra Sulawesi Barat ini.
Andi Ruskati juga menambahkan kebersamaan dalam menyelesaikan masalah adalah solusi terbaik.
“Saya yakin, kebersamaan adalah solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah. Untuk stunting dan pernikahan anak Silawesi Barat di peringkat 3 besar Nasional, karena itu mari kita bersama bersatu demi Sulawesi Barat Malaqbi,” pungkas Andi Ruskati.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat, Nuryamin menambahkan bahwa Program kerja BKKBN menyentuh segala usia dan untuk remaja sendiri dikenal dengan GENRE.
“GENRE adalah Generasi Berencana. Kami melakukan pendekatan kepada remaja melalui program GENRE ini. Di sekolah-sekolah, kampus hingga organisasi keagamaan remaja telah kami dirikan PIK Remaja. PIK ini adalah Pusat Informasi dan Konseling Remaja merupakan wadah kegiatan program PKBR yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. Melelui PIK inilan kami berikan pemahaman kepada remaja tentang Keluarga,” papar Nuryamin. (fa/red)











Komentar