oleh

Harapan ‘Marine Debris Festival’, Warga Sadar Menjaga Lingkungan

POLMAN– Kampanye Cinta Laut melalui Kegiatan Marine Debris Festival yang digagas Komunitas Laut Biru, resmi dimulai hari ini, Sabtu (02/10/2021).

Kegiatan yang dilangsungkan di Pantai Bahari, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat,  dibuka Wakil Bupati Polewali Mandar, HM Natsir Rahmat, didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar, H Andi Parial Patajangi.

Wakil Bupati Polewali Mandar mengungkapkan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurut dia, sampah merupakan ancaman yang terjadi pada semua daerah. Jika tidak dikelola, akan merusak lingkungan.

“Kami selaku pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat yang baik untuk daerah kita, khususnya pada kebersihan kota,“ kata Natsir Rahmat.

Baca Juga  Prediksi Hujan Lebat, BMKG Minta 17 Daerah Termasuk Sulbar Waspada Dampak Banjir Bandang

Ia berharap, terlaksananya kegiatan kampanye cinta laut, bisa meningkatkan kesadaran warga, akan pentingnya menjaga lingkungan. Salah satunya caranya, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempat semestinya, pada tempat yang telah disiapkan,“ pintanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Marine Debris Festival Putra Ardiansyah mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan bertujuan mengkampanyekan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah pada sembarang tempat.

Baca Juga  Pengungsi Sudah Bisa Pulang ke Rumah

“Kegiatan ini lebih kepada ajakan pentingnya menjaga kebersihan dan mengurangi pemakaian bahan plastik sekali pakai, karena ini sangat berpotensi jadi sampah yang merusak kelestarian laut kita,” ungkap Putra yang juga Ketua Komunitas Laut Biru.

Apalagi menurut dia, selama ini sebagian warga hanya terfokus pada kebersihan di darat, lupa pada kebersihan ruang laut.

“Di ruang laut kita ada begitu banyak sampah yang mengancam kelestarian terumbu karang, dan kelangsunan hidup ikan di laut,“ tuturnya.

Karena alasan itu, Putra mengaku sengaja memilih Pantai Bahari Polewali, sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Marine Debris Festival.

Baca Juga  PWI Apresiasi Polri Tangkap Pembunuh Wartawan di Sulbar

“Karena dibalik kecantikan wisata pantai bahari ternyata ada begitu banyak sampah yang ada di dasar lautnya. Jadi kami anggap bahwa ini lokasi paling tepat untuk kita kampanye sampah , karena lokasi ini merupakan salah satu titik kumpul warga Polman untuk bersantai bersama keluarga,“ pungkas Putra.

Rencananya, Marine Debris Festival akan dilangsungkan hingga Minggu besok (03/10). Panitia telah mengagendakan sejumlah kegiatan, diantaranya, membersihkan sampah di dasar laut, Talkshow tentang dampak lingkungan dan pengelolaan sampah, workshop, nonton film, games hingga aksi bersih pilah sampah. (rls/thaya)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

News Feed