MAMUJU- Pemerintah Provinsi Sulbar bekerja sama Pengurus TP PKK membagikan bantuan paket sembako murah sebanyak 500 paket kepada masyarakat di lima titik lokasi yang ada di Kabupaten Mamuju, Jumat (30/04/2021).
Pembagian bantuan paket sembako murah dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal.
Bantuan 500 paket sembako murah tersebut dibagikan masing-masing 100 paket di lima titik lokasi, yakni Dusun Batu Pannu Bambu, Dusun Tahaya-haya, Desa Sese, Kelurahan Karema, serta Kelurahan Rimuku.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal mengatakan, kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya di bulan suci ramadan dan sekaligus bersilaturahmi atau bertemu langsung dengan masyarakat.
“Setiap tahunnya kami selalu melakukan kegiatan seperti ini, untuk dapat membantu meringankan sedikit beban masyarakat. Walaupun sebenarnya nilai dari isi paketannya ini tidaklah seberapa, tetapi paling tidak kami ada, peduli dan bisa bertemu langsung,” ujar Andi Ruskati
Anggota DPR RI KomisiI IX tersebut berharap, ke depan kegiatan-kegiatan amal seperti itu tidak hanya berhenti sampai di hari ini saja, tetapi akan diupayakan untuk bisa terus terlaksana.
Terkait penyerahan bantuan, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Sulbar, Arnida, yang turut membantu menyerahkan bantuan paket tersebut menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan atas nama Pemprov Sulbar bekerjasama dengan TP PKK Sulbar.
“Kegiatan ini kami adakan memang peruntukkannya kepada masyarakat supaya paket sembako bisa dinikmati juga oleh masyarakat, yang mana harga perpaketnya Rp90 ribu tapi mendapatkan diskon sebesar 88 persen, sehingga harganya menjadi Rp10 ribu saja. Namun, perlu diingat bahwa paket yang diserahkan ini diberikan percuma oleh Ibu Ketua TP PKK, tidak diperjualbelikan, artinya itu gratis,” jelas Arnida
Mewakili masyarakat setempat, Kepala Lingkungan Rimuku Heru Purnomo menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemprov Sulbar dan Pengurus TP PKK Sulbar karena telah memperhatikan kebutuhan masyarakatnya. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan pemulihan pascabencana gempa 15 Januari silam. (rls/sur)











Komentar