MAJENE-Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, mengunjungi sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Kabupaten Majene.
Kepada warga, Gubernur menyebut, banyaknya titik longsor menjadi salah satu kendala yang dihadapi, dalam melakukan penanganan wilayah terdampak gempa bumi.
“Selaku kepala daerah, saya selalu ingin bertindak cepat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca guncangan gempa bumi, namun terdapat beberapa kendala, salah satunya longsor,“ kata Ali Baal Masdar, melalui rilis yang diterima Paceko.com grup Siberindo.co, Senin (01/03/2021).
Ali Baal juga menyampaikan apresiasi terhadap anggota TNI-POLRI dan relawan yang telah bahu membahu membantu warga terdampak gempa.
“Terima masih untuk semua pihak yang telah membantu, semoga dengan perhatian dan dukungan semangat dari semua pihak, Sulbar segera bangkit kembali,“ harap mantan Bupati Kabupaten Polewali Mandar 2 periode itu.
Pada kesempatan sama, Bupati Majene, Lukman menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Sulbar. Dia mengaku, telah menyalurkan sejumlah bantuan untuk korban gempa, diantaranya ribuan tenda.
“2000 kebutuhan tenda telah disalurkan, disamping itu terdapat bantuan dari luar daerah. Selain itu, Pemkab Majene juga membantu 100 ton beras,“ bebernya.
Dalam kunjungannya di Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Gubernur Sulbar bersama rombongan, menyerahkan ratusan paket bantuan bahan logistik, serta 100 ribu bibit kopi.
Kepala Desa Kabiraan Baharuddin menyampaikan, ada lima dusun di daerah ini yang mengalami kerusakan parah pasca guncangan gempa bumi.
“Kelima dusun tersebut yang rencananya akan direlokasi, diantaranya Dusun Kabiraan, Dusun Tamalonang, Dusun Tamarimbi, Dusun Tamabarimbi Barat dan Dusun Tamarimbi Utara, “ pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulbar dan rombongan, juga menyerahkan sejumlah bantuan di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju dan Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. (thaya/sur)











Komentar