oleh

Relawan JKRK di Sulbar Swadaya Bangun Hunian Layak untuk Korban Gempa

MAMUJU– Bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju, telah lebih sebulan berlalu. Hingga saat ini masih banyak warga korban gempa, yang bertahan hidup di lokasi pengungsian karena kehilangan tempat tinggal.

Kendati demikian, tidak sedikit warga korban gempa yang mulai bangkit, dan membuat hunian baru dengan bantuan para relawan.

Seperti yang terlihat di Dusun Taloba, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju.

Sedikitnya 17 unit hunian layak berhasil dibangun warga korban gempa, dengan bantuan Jaringan Komunitas Relawan Kemanusiaan (JKRK) untuk Gempa Majene-Mamuju.

Baca Juga  Jalan Tol Cinere-Serpong Beroperasi Awal

“Alhamdulillah, dari 32 hunian yang rencananya akan kita buat, hingga pekan kedua bekerja, sudah ada 17 unit yang berhasil kita dirikan,“ kata salah satu relawan JKRK, Irwan kepada Paceko.com grup Siberindo.co, Minggu (28/02/2021).

Menurut Irwan, selain proses pembangunan yang dilakukan secara swadaya, material bahan baku hunian juga diperoleh dari sumbangsih warga setempat.

“Untuk material balok dan papan, merupakan sumbangsih warga yang diperoleh dari kebun masing-masing, sedangkan relawan menyiapkan atap dari rumbia, paku, serta bahan bakar mesin senso sebagai alat untuk memotong kayu di kebun warga,” ungkapnya.

Baca Juga  Memberi Rasa Aman, Polres Pasangkayu Laksanakan Pengamanan di Gereja

Selanjutnya kata dia, proses pembangunan hunian berukuran 3 x 4 meter ini, juga mengandalkan warga setempat.

“Ada empat tukang dan dua kepala tukang yang kita libatkan. Tim dibagi dalam dua kelompok dibantu warga setempat,“ imbuh Irwan.

Salah seorang warga Abdul Malik, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan relawan. Sebagai korban, dia mengaku harus segera bangkit dan berbuat, daripada terus menunggu bantuan dari pemerintah.

Baca Juga  Minim Anggaran, Kepala Rutan Pasangkayu Tetap Berkomitmen Beri Pelayanan Maksimal

“Syukur Alhamdulillah, karena sekarang kita sudah memiliki hunian yang lebih layak. Meski bantuan dari pemerintah sangat diharapkan, tetapi kita juga harus berupaya, berusaha, dan berbuat,” tuturnya bahagia.

Berdasarkan pantauan, hunian layak yang dibangun warga korban gempa dengan bantuan relawan berbentuk rumah panggung. Sebagian hunian dibangun di halaman rumah korban, lainnya dibangun berjejer di areal terbuka di pinggir jalan kampung. (thaya/sur)

Komentar

News Feed